Google Search

Kisah Kaca Spion, BlackBerry, dan Musik Yang Membuat Aku Ditilang Polisi

Banda Aceh, (16/07/2010)
Good Morning Every Body, jam sudah menunjukkan angka 10 lewat 5 menit, Waktu Indonesia Berubah-ubah (WIB,--plesetan), pertanda aktivitas orang Aceh mulai padat, banyak kenderaan bermotor hilir-mudik menyusuri jalan-jalan protokol Kutaradja, Ibu Kota Neugara Aceh (kalau Aceh jadi merdeka gitu lho,--hehehe). Jadi, Sebelum ada yang memperjuangkannya kembali, Kutaradja masih sah sebagai Ibu Kota Provinsi Aceh, nama lain untuk menyebut Banda Aceh.
#

Kopi Aceh dan Demonstrasi Mahasiswa

Seorang teman, baru saja dapat beasiswa. Informasi yang ku dengar ia adalah mahasiswa yang terlibat aktif di kelompok sosialis kiri, namun berita itu belum membuat aku yakin. Dari keseharian yang ku temui, ia tidaklah kiri,-sebagaimana yang aku bayangkan selama ini. Buktinya ia tidak sebegitu berani berhadapan dengan resiko, ketika konsekuensi ideologis mengharuskannya melawan penguasa.
#

Pengembalian Uang 220 Milyar Pemkab Aceh Utara Tak Jelas, Kas Daerah Kosong?

Pers Release IPAU Banda Aceh 

Analisis yang dilakukan oleh Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh terhadap pemberitaan media massa akhir-akhir ini, yang kerap mewartakan belum jelasnya upaya pengembalian uang milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara yang bobol di Bank Mandiri Jelambar sebesar 220 Milyar, ternyata memberikan dampak ganda bagi masyarakat, yakni dampak positif dan negatif.
#

Kasus Beasiswa Aceh Utara, Sejumlah Aktivis IPAU Dipanggil Polda Aceh

Surat Panggilan Polda Aceh 
Banda Aceh, 23 Juni 2010. Pengaduan Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) Banda Aceh pada tanggal 19 Maret 2009 terkait dugaan penipuan beasiswa mahasiswa kurang mampu tahun 2009 oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, sekarang sudah mendapat respon positif dari Polda Aceh. Tadi siang, sekitar jam 15.00 WIB, saya sudah menerima surat pemberitahuaan perkembangan perkara dan panggilan sejumlah orang mahasiswa untuk memberikan keterangan lanjutan terkait laporan itu.
#

Mahasiswa Pertanyakan Beasiswa 2,8 Milyar

Oleh: Salman Mardira - 06/04/2010 - 13:46 WIB
BANDA ACEH | ACEHKITA.COM – Sekitar empat puluhan mahasiswa asal Aceh Utara berunjukrasa ke Kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh, Selasa (6/4). Mereka mempertanyakan kejelasan beasiswa sebesar Rp2,8 Milyar kepada pejabat Pemkab Aceh Utara yang saat itu tengah mengikuti Rapat Kordinasi Pimpinan Daerah (Rakopimda) di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh. Mahasiswa juga mendesak Polda Aceh segera menuntaskan kasus ini.“Kami ingin menanyakan kejelasan tentang hak kami,”
#

Mahasiswa Aceh Utara Minta Kejelasan Pemkab Soal Beasiswa


Bahriar Syah
| The Globe Journal | Selasa, 06 April 2010

 
Banda Aceh
Puluhan mahasiswa asal Aceh Utara yang tinggal di Banda Aceh, Selasa (6/4) sekitar pukulRakyataceh.com 10.00 WIB mendatangi Kantor Gubernur Aceh. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kejelasan beasiswa sebesar Rp2,8 Milyar kepada pejabat Pemkab Aceh Utara yang saat itu tengah mengikuti Rapat Kordinasi Pimpinan Daerah (Rakopimda) di Gedung Serba Guna Kantor Gubernur Aceh.
#

Beasiswa di Aceh Utara tak Cair; Mahasiswa Akan Berdelegasi Ke Polda

serambinews.com BANDA ACEH 05 April 2010 - Terkait pengaduan Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) ke Polda Aceh terhadap dugaan penipuan beasiswa mahasiswa tahun 2009 oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara, 276 mahasiswa dari kabupaten itu yang tak menerima beasiswa itu dalam waktu dekat akan berdelegasi ke Mapolda Aceh. Hal tersebut diputuskan setelah mahasiswa melakukan rapat umum tentang masalah itu.

Ketua Litbang Pengurus Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU), Irwansyah Putra
mengatakan pertemuan di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh, itu berlangsung Jumat (2/4) sore, sekitar puku 16.00 WIB. Selain melibatkan ratusan mahasiswa korban beasiswa tersebut, rapat yang berlangsung hampir dua jam itu juga hadir Pengacara IPAU, Hendry Rachmadhani SH.
#

Beasiswa tak Kunjung Dibayar; Pemkab Aceh Utara Dilapor ke Polda

dari : serambinews.com
BANDA ACEH - Mahasiswa asal Aceh Utara di Banda Aceh melaporkan Pemkab Aceh Utara ke Polda Aceh karena hingga saat ini jatah beasiswa 2009 untuk mahasiswa kurang mampu tak kunjung dibayar. Laporan ke Polda Aceh disampaikan sembilan perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU). ‘Tim sembilan’ ini tiba di Mapolda Aceh sekira pukul 10.30 WIB dan langsung menyampaikan pengaduan ke ruang Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polda Aceh.

Ketua Litbang IPAU, Irwansyah Putra menyebutkan jumlah beasiswa untuk 1.800 mahasiswa kurang mampu itu mencapai Rp 2,6 miliar. Untuk mahasiswa D-III, masing-masing memperoleh Rp 750.000, S1 Rp 1 juta, dan S2 Rp 1.500.000 per orang.   Menurut Irwansyah, pada 18-21 Desember 2009, mahasiswa yang dinyatakan lulus verifikasi mendapatkan beasiswa itu menandatangani data penerimaan di Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (DPKKD) Aceh Utara. Menurut informasi dari petugas di DPKKD, beasiswa akan cair dua minggu kemudian.
#

Jangan "Adu-Domba" Mahasiswa & Santri

Menanggapi pernyataan Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid, melalui harian serambi Indonesia (18/2/2010) berjudul “Santri Diupayakan Dapat Beasiswa” yang meminta mahasiswa untuk tidak berdemonstrasi menuntut beasiswa dengan dalih kondisi keuangan Aceh Utara yang lemah, dan dana itu akan diberikan kepada santri. Pernyataan tersebut, nampaknya sengaja digulirkan Bupati untuk mencari “kambing hitam” dari ketidakmampuan beliau mengelola pemerintahan Aceh Utara.
Kami nilai Pernyataan itu, adalah wujud “adu-domba”
#

TENTANG YANG POENYA BLOG INI

Foto saya
Banda Aceh, Aceh, Indonesia
Dilahirkan di Gampong Pedalaman Aceh, Menempuh Pendidikan Sampai Tingkat SMA disana, Pindah dan Merantau Ke Banda Aceh. Saat ini berdomisi di Jakarta. Berminat pada kajian isu-isu sosial, ekonomi, politik. Bercita-cita Menjadi Pengusaha sekaligus politisi profesional Yang Senantiasa Akan Berjuang Untuk Mewujudkan Peradaban Yang Lebih Baik.

TRAFIK PENGUNJUNG