Punai-Punai Boleh Saja Patah
dibawa Pergi Bersama Angin Senja Kota Malang
Aku Disini
Tak Bergeming
Walau Jiwa Bergoncang
Berinsut pun Tidak
Sama Sekali Tidak
Ku Tau
Ketiadaan Tidak selamanya menjadi Awal
Disini
Kutunaikan Tugas Jasadku
Penuhi Asanya Pada Jiwa Cinta Yang Tercecer
Supaya Tiada Sesal
Walau Kini Dilanda Sepi
Tak Pun Ramai Meriuhkan
#
Perempuanku..
Dalam detik-detik ini, saat umur mu bergulir maju,
Bertambah, dalam hitung masehi tahun.
Perempuanku..
Lihat bunga mawar.
Ia tak dapat menolak dirinya menjadi Indah
#
Puisi Irwansyah Putra Psa
Hei, kamu orang bau’
jelata bodoh
Ku haramkan kau hidup,
Ku makruhkan pintar,
kalau makmur? apalagi
Ku peu-ingat bak kamu, ya…!!
Jangan bicara politik,
Kecuali tentang ke-esa-an partai ku
Lupakan hak-hak
Tak ada itu,
Yang ada harus dan wajib,
Bayar dan setor
#
MENDEKAT KE SYAFAK
by: Irwansyah Psa
pada sudut pagi yang mengerucut gelap pekat,
ku terdampar diantara bayang-bayang subuh yang mendekat ke syaf'ak
terperanjat mata kosong dari riuhnya tangis kodok-kodok pemohon hujan,
yang malaikat pengampu asanya.
#
kadang aku berpikir, benarkah kuntoro telah menjelma menjadi "tuhan"?
Hingga2 Keputusannya tak boleh di ubah, layaknya kitab suci saja.
kadang aku berpikir, Benarkah bekerja sebagai staff kuntoro seperti menjadi nabi?
Hingga2 tak boleh menukari sedikitpun setiap titah2 nya?
Benarkah Kuntoro telah menjelma menjadi tuhan?
hingga2 kebenaran hanya monopoli dirinya.
#