Google Search

CARA BICARA DENGAN HEWAN SEKITAR


source: http://triwidodo.wordpres.com

Sebagian orang Aceh yang tinggal dikampung-kampung, dipastikan pernah mengusir ayam yang masuk kerumahnya menggunakan kata "hush",  menggunakan istilah "cing" untuk mengajak kucing kesayangannya makan, dan memanggil bebek dengan kata "pi-pi-pi". Sementara, kata "true" dan "wie" akan sangat banyak kita jumpai ketika kita melihat petani  mengarahkan "traktor sapinya" agar berbelok kekiri atau kekanan saat membajak sawah .
Tahukan kita, darimana kata-kata tersebut berasal, dan bagaimana bahasa kita manusia bisa dimengerti  oleh hewan yang hidup diseputar kita?
Sampai saat ini, saya masih penasaran serta menyimpan pertanyaan tersebut. Mengapa hewan-hewan yang saya sebut diatas dapat mengerti dan mengikuti kehendak bahasa-bahasa yang kita gunakan? Bahkan, penggunaan kata-katanya juga  berbeda untuk setiap jenis hewan yang kita kehendaki. bagaimana bisa dan siapa sebenarnya yang melakukan cara seperti itu pertama kalinya di Aceh?

Pastinya bahasa "komunikasi" dengan hewan yang saya sebutkan tadi pasti ada penciptanya, dan bagi saya hal tersebut tidak mungkin sebagai sesuatu yang kebetulan. Saya sendiri mendapati dan belajar cara berkomunikasi dengan hewan-hewan sekitar kita, secara tidak langsung  dari interaksi dengan orang tua, tetangga dan lingkungan. Karena itu saya meyakini bahwa "bahasa komunikasi" dengan hewan tersebut adalah peninggalan endatu. Sebab, ia adalah sesuatu yang turun-temurun. 

Karena saya belum mengkaji bagaimana cara orang luar Aceh berkomunikasi dengan hewan-hewan sekitarnya, saya tidak berani berkesimpulan istilah hush, wie, treue dan lain-lain hanya berlaku di Aceh saja. bagaimana dengan orang-orang yang tinggal di daerah lain berkomunikasi dengan hewan sekitar. mereka menggunakan istilah seperti apa?. Pastinya bagi saya hal ini adalah sesuatu yang unik, sebab--hewan yang kita tidak mengerti bahasanya, namun dengan istilah tertentu tersebut kita bisa berbicara dengan mereka walaupun dengan kadar yang terbatas.

berikut ini ada daftar bahasa komunikasi singkat dengan binatang yang saya temui digunakan oleh orang-orang Aceh:
"hush" digunakan untuk mengusir ayam
- "krue" digunakan untuk memanggil ayam supaya makan
"pish" digunakan untuk mengusir kucing
- "cing" digunakan untuk memanggil kucing, supaya makan
"pi-pi-pi" digunakan untuk memanggil bebek supaya makan
-  mengusir bebek juga menggunakan bahasa yang sama seperti mengusir ayam
"true hak" digunakan untuk mengusir kambing
- untuk mengusir lembu dan kerbau juga menggunakan istilah "true hak"
"treue" digunakan untuk memerintahkan  lembu atau kerbau supaya melakukan tindakan belok kanan
"wie" digunakan untuk memerintahkan lembu atau kerbau supaya melakukan tindakan belok kiri

mohon kalau ada pembaca yang mengetahui istilah (bahasa) lainnya  untuk mengendalikan untuk berbagi dengan saya. terima kasih.


#

Artikel Terkait



3 comments:

Moch. Nachli mengatakan...

Bahasa lesan bisa berbeda tiap daerah, tapi bentuk gelombang elektromagnetik yang dikeluarkan otak sama. Komunikasi dengan binatang menggunakan gelombang otak.

RudySauruz.Blogspot.com mengatakan...

Gelombang Otak gmna mksdnya,,??
Mh0n di Balas,,

Pradipta Bagaskara mengatakan...

gelombang otak artinya frekuensi otak kita ketika melakukan sesuatu dalam keadaan tertentu... jadi gak mesti bahasa yang sama tapi frekuensi yang sama...

Posting Komentar

Tinggalkan Pesan disini,
Terimakasih atas Kunjungan anda

TENTANG YANG POENYA BLOG INI

Foto saya
Banda Aceh, Aceh, Indonesia
Dilahirkan di Gampong Pedalaman Aceh, Menempuh Pendidikan Sampai Tingkat SMA disana, Pindah dan Merantau Ke Banda Aceh. Saat ini berdomisi di Jakarta. Berminat pada kajian isu-isu sosial, ekonomi, politik. Bercita-cita Menjadi Pengusaha sekaligus politisi profesional Yang Senantiasa Akan Berjuang Untuk Mewujudkan Peradaban Yang Lebih Baik.